Keterampilan Yang Harus Dimiliki Seorang Suami

0
88
keterampilan yang harus dimiliki seorang suami

Keterampilan Yang Harus Dimiliki Seorang Suami – Menjadi suami adalah peristiwa besar bagi seorang laki-laki. Dia menjadi suami bukan semata-mata karena sudah menjalani pernikahan dan hidup berumah tangga, tetapi karena dia menempuh proses untuk mewujudkan kriteria dan kompetensi sebagai suami. Ada sejumlah ilmu, seni, dan keterampilan yang diperlukan kaum laki-laki, agar mereka bisa menjalani peran sebagai suami dengan baik. Bukan saja suami biasa, tetapi suami penuh cinta yang akan membawa keluarga menuju surga.

Ada berbagai keterampilan yang diperlukan lelaki agar bisa berlaku sebagai suami yang penuh cinta kepada keluarga. Berikut adalah Keterampilan Yang Harus Dimiliki Seorang Suami.

Baca Juga : Formulasi Afirmasi Yang Dapat Mengubah Kehidupan Anda

Keterampilan Yang Harus Dimiliki Seorang Suami

Keterampilan Memimpin Keluarga

Laki-laki adlaah pemimpin keluarga, sebagaimana firman Allah, “Laki-laki adalah qawam bagi wanita.” (Q.S. An Nisaa’ : 34). “Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada istrinya.” (Q.S. Al Baqarah : 228). Untuk menjadi pemimpin yang baik, diperlukan kesungguhan, juga keterampilan.

Ath Thabari menjelaskan ayat 228 Surah Al Baqarah di atas, “Tingkatan kelebihan itu ialah kewenangan untuk memrintah dan ditaati, yakni kepemimpinan”. Ibnu Abbas berkomentar, “Derajat (tingkat kelebihan) yang disebutkan Allah tersebut mengisyaratkan dianjurkannya kaum lelaki untuk bergaul dengan baik dan bersikap lapang terhadap istri dalam hal harta dan akhlak. Yakni, yang lebih utama ialah selayaknya suami membebani tugas terhadap diri sendiri.”

Muhammad Abdul menjelaskan, “Yang dimaksud dengan pemimpin dalam firman Allah ar rijalu qawwamuna alan nisaa adalah kepemimpinan yang di dalamnya pihak yang dipimpin bebas berbuat menurut kehendak dan pilihannya, dan bukan kepemimpinan dimana orang yang dipimpin itu ditekan dan dirampas kehendaknya.”

Menilik pemaknaan di atas, keterampilan memimpin yang menyebabkan orang-orang yang di pimpin merasa senang, bahagia, tenang , leluasa, dan teroptimalkan potensinya, amatlah diperlukan. Agar tidak menjadi pemimpin yang arogan, otoriter, sewenang-wenang, tidak peka terhadap keinginan pihak yang dipimpin. Agar tidak menjadi pemimpin yang menyusahkan dan memandulkan potensi pihak yang dipimpin.

Memimpin keluarga dengan sepenuh cinta, kasih sayang, dan tanggungjawab. Memimpin keluarga menuju surga, dan menjauhkan mereka dari neraka. Untuk maksud ini semua, diperlukan kepemimpinan spiritual, kepemimpinan emosional, kepemimpinan intelektual, sekaligus kepemimpinan manajerial.

Keterampilan Mencari Nafkah

Suami mendapatkan kewajiban unutk mencukupi kebutuhan nafkah keluarga, sebagaimana firman Allah, “…dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” (Q.S An Nisaa’ : 34). Jabir bin Abdullah berkata bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Dan kami wajib memberi nafkah kepada mereka (istri) dan memberi pakaian secara makruf.” (H.R. Imam Muslim).

Karena adanya kewajibab nafkah ini, para suami harus memiliki keterampilan untuk mencari nafkah yang bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarga. Bukan saja kebutuhan pokok berupa sandang, pangan dan papan, keluarga juga memiliki berbagai kebutuhan untuk membentuk kebahagiaan dalam kehidupan. Sebagai contoh kebutuhan ibadah, untuk menunaikan ibadah haji dan umrah memerlukan biaya tersendiri yang perlu dianggarkan dan diupayakan.

Keterampilan Mengelola Keuangan

Seorang suami harus bisa membuat perencanaan baik jangka pendek, menengah ataupun jangka panjang dalam hal keuangan. Dengan perencanaan itu, dia mengelola harta sesuai prioritas kebutuhan. Tanpa perencanaan, dia akan memboroskan harta atau mengelola harta secara tidak efektif karena tidak sesuai prioritas. Walaupun tidak harus seperti kualitas akuntan publik, tetapi hendaknya memiliki kemampuan dasar untuk pengelolaan keuangan.

Jika suami tidak memiliki kemampuan mengelola keuangan, dia bisa mempercayakan pengelolaan keuangan keluarga sepenuhnya kepada sang istri. Dengan catatan, sang istri memiliki kemampuan yang baik untuk mengelola keuangan keluarga.

Keterampilan Interaksi dan Komunikasi

Para suami mendapatkan arahan dari Allah untuk mempergauli istri dengan cara yang baik, sebagaiman firman-Nya, “Dan bargaullah dengan mereka secara makruf.” (Q.S. An Nisaa’ : 19). Ayat ini memberikan isyarat pentingnya memiliki keterampilan praktis dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan istri.

Muhammad Abduh menjelaskan, “Artinya wajib bagi kalian wahai orang-orang mukmin untuk mempergauli mereka dengan cara yang makruf yang mereka kenal dan disukai hati mereka, serta tidak dianggap munkar oleh syariat, tradisi, dan kesopanan. Maka mempersempit nafkah dan menyakitinyta dengan perkataan atau perbuatan, banyak cemberut dan bermuka masam ketika bertemu mereka, semua itu menafikan pergaulan secara makruf.” Termasuk dalam kategori ini adalah keterampilan berbicara, mendengarkan, dan bercanda.

Itulah Keterampilan – Keterampilan Yang Harus Dimiliki Suami (Part 1), semoga dapat menginspirasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here