Cara Mewujudkan Kesejahteraan Para Penyandang Disabilitas

0
239
dukungan penyandang disabilitas

Faktor global yang ada cukup memprihatinkan bahwa para penyandang cacat disabilitas kerap sekali terkucilkan dari pendidikan, pelatihan kejuruan dan juga peluang kerja. Berdasarkan data dari UNESCO, 90% anak-anak penyandang disabilitas di negara-negara berkembang tidak mengenyam bangku pendidikan formal, sementara berdasarkan data UNDP hanya 1% perempuan dengan disabilitas yang bisa membaca
[artikel number=5 tag=‚ÄĚpendidikan, anak-cerdas]

Dukungan Mewujudkan Kesejahteraan kepada Para Penyandang Disabilitas

Berdasarkan kondisi yang ada, para penyandang disabilitas sangat membutuhkan dukungan, kepercayaan, serta kesetaraan secara sosial dalam mendapatkan akses kesehatan, pendidikan dan tentunya pekerjaan.

Melalui International Labour Organization (ILO) telah terbentuk konvensi pokok ILO No. 111 mengenai penghilangan diskriminasi kerja khususnya para penyandang disabilitas. Diskriminasi kerja sangat menghambat partisipasi dalam pasar kerja untuk mencapai potensi mereka secara penuh.

Pengembangan Keterampilan serta Kesempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas

ILO telah lebih dari 50 tahun mempromosikan pengembangan keterampilan serta kesempatan kerja bagi para penyandang disabilitas. Prinsip-prinsip yang diterapkan oleh ILO meliputi peluang yang sama, perlakukan yang sama serta penjurusan ke dalam rehabilitasi kejuruan. PROPEL-Indonesia merupakan perhatian pada permasalahan disabilitas di Indonesia.

Proyek PROPER-Indonesia didanai oleh Irish Aid yang bertujuan untuk mengatasi masalah kesenjangan dalam hal kebijakan dan perlindungan peraturan perundangan terkait dengan pekerjaan serta pelatihan bagi para penyandang disabilitas. PROPEL-Indonesia merupakan bagian dari Proyek PROPEL global yang telah dilaksanakan di berbagai negara Asia dan Afrika.

Program ILO Lainnya adalah UNPRPD, UN Partnership Promoting Right of People with Disabilities, yang merupakan program kemitraan PBB bertujuan untuk diadopsinya kebijakan lanjutan mengenai hak-hak penyandang disabilitas di Indonesia melalui lembaga yang lebih kuat dengan pengumpulan data yang tentunya lebih baik.

Akses pada pelayanan dan teknologi bisa memberikan tempat untuk para penyandang disabilitas di tengah-tengah masyarakat. Dan juga memberikan kesempatan unutk bisa berkontribusi tanpa adanya diskriminasi lagi.

Beberapa poin penting yang sangat urgent untuk diterapkan guna mewujudkan kesejahteraan hidup untuk para penyandang disabilitas :

#1. Pendidikan Inklusif untuk Penyandang Disabilitas

Pendidikan inklusif berarti pendidikan yang ditunjukkan untuk semua peserta didik termasuk difabel secara individual. Para penyandang disabilitas sering diabaikan secara tidak proporsional untuk mendapatkan pendidikan. Berdasarkan hasil survey dari 13 negara berkembang, anak-anak penyandang disabilitas antara 6-17 tahun secara signifikan memiliki peluang yang kecil untuk mengenyam bangku pendidikan formal dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang normal. Pendidikan inklusif memberikan kesempatan pembelajaran yang sama kepada semua anak dalam sistem sekolah regular.

Pendidikan inklusif untuk penyandang disabilitas memerlukan pendekatan yang fleksibel terhadap pengembangan kurikulum, organisasi sekolah dan juga penilaian dari para murid. Pendidikan inklusif yang bersinergitas sangat baik antara pihak sekolah dan orangtua akan memberikan hasil pembelajaran yang maksimal. Pendidikan inklusi dapat memberikan kontribusi nyata untuk memperoleh masa depan yang lebih baik dan sejahtera.

Aksi nyata untuk mendukung pendidikan inklusif bisa diwujudkan dengan pemberian pendidikan sejak usia dini. Masa-masa sebelum memasuki sekolah formal memberikan kesempatan lebih besar untuk anak-anak penyandang disabilitas bisa menyesuaikan kebutuhan pendidikan berdasarkan kebutuhan individu anak. Dukungan orangtua, semua saudara, serta lingkungan sekitar sangat berpengaruh kesuksesan pendidikan inklusif untuk para penyandang disabilitas.

#2. Perlindungan Penyandang Disabilitas dari Kekerasan

Para penyandang disabilitas sangat rentan terhadap berbagi bentuk kekerasan, penyalahgunaan dan penelantaran. Bahkan anak-anak penyandang disabilitas kemungkinan besar 3 sampai 4 kali lipat untuk menjadi korban kekerasan. Dan anak-anak dengan disabilitas intelektual memiliki kemungkinan 4,6 kali lebih besar untuk menjadi korban kekerasan.

Aksi yang bisa dilakukan guna mengurangi angka kekerasan yang menimpa para penyandang disabilitas melalui berbagai cara berikut:

  1. Memberikan konsultasi dan memberikan kesempatan agar suara mereka bisa didengar
  2. Merancang berbagai pelayanan khusus bagi penyandang disabilitas untuk mendukung peningkatan kesehatan, kesejahteraan serta harga diri.
  3. Melakukan aksi cepat tanggap terhadap berbagai indikasi kekerasan serta penyalahgunaan

Setelah semua dukungan dari segala pihak juga sangat mempengaruhi kesuksesan pewujudan perlindungan para penyandang disabilitas dari berbagai ancaman kekerasan yang kemungkinan bisa menimpa. Tanpa itu semua hasilnya tidak bisa maksimal dan ancaman kekerasan pada penyandang disabilitas terus terjadi atau bahkan meningkat.

#3. Memerangi Diskriminasi karena Sejatinya Kita adalah Sama

Diskriminasi pada lingkungan sosial bisa dibilang sebagai akar banyaknya permasalahan yang dihadapi oleh para penyandang disabilitas dan keluarganya. Diskriminasi atas disabilitas termasuk bentuk penindasan yang kadang tidak disadari. Serta legislasi larangan diskriminasi belum secara legal diterapkan sehingga susah sekali untuk meminimalisir terjadinya diskriminasi.

Kita semua memiliki peranan sangat penting dalam memerangi diskriminasi yang menimpa para penyandang disabilitas. Dan berperang penting untuk menekan dibentuknya hukum pelarangan diskriminasi untuk para difabel. Saling mendukung dan menguatkan untuk semangat menggapai asa serta cita yang dimiliki tentu lebih baik daripada mencaci, memandang rendah atau bahkan mengucilkan.

Alasan mendasar karena sejatinya kita adalah sama. Keterbatasan bukanlah pembatas untuk bisa berteman baik dan berbagi kekuatan. Bagi mereka, keterbatas bukanlah halangan mewujudkan asa dan cita yang dimiliki. Selamat merangkai asa dan menggapai cita bersama anak-anak langit!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here